CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Wednesday, August 15, 2012

Mitos VS Fakta Unik Coklat

Hai readers, maaf yah bukan bermaksud menggoda iman yang sedang berpuasa tapi emang lagi pengen ngepost tentang coklat kok. Aku juga puasa soalnya hehe. Okee, check it out guys!



1. Mitos (-): Cokelat sebabkan kegemukan.

Fakta: Cokelat memang enak untuk dilumat. Tetapi kebanyakan mengkonsumsinya, tidak baik untuk tubuh. Sebaiknya konsumsi sesuai dengan kebutuhan saja, sebutlah 1-2 batang sehari. Walau tak ada bahan makanan tertentu yang bisa menggemukkan badan—termasuk cokelat—sesuatu yang berlebihan, tak sehat tentunya. Dan pola makan secara keseluruhan lah (terutama yang tinggi kalori) yang patut disalahkan. Ditambah lagi dengan lifestyle kurang berolahraga.

2. Mitos (+): Menurunkan risiko serangan jantung.

Komentar anak di Malang: “Saya suka dengan cokelat, apalagi setelah saya membaca beberapa buku tentang cokelat dan gizinya. Saya jadi tahu kalau cokelat dapat menurunkan risiko serangan jantung.” Puput (22th), Mahasiswa.

Fakta: Menurut berbagai penelitian, cokelat diduga bisa menurunkan risiko serangan jantung, menurunkan tekanan darah dan resistensi insulin. Dapat pula memperbaiki sirkulasi darah arteri. Tentu saja, manfaat ini akan anda dapatkan bila mengkonsumsinya dengan tepat. Nah, kalau mengkonsumsi banyak, sebaliknya, lemak dalam cokelat dapat menyebabkan jantung tertutup lemak secara berlebihan.

3. Mitos (-): Pemicu kolesterol tinggi.


Fakta: Mungkin saja, dengan catatan, bila dikonsumsi secara berlebihan. Bila kolesterol dalam tubuh meningkat, tentunya dapat mengakibatkan berbagai penyakit. Sebaiknya jaga keseimbangan asupan makanan agar kolesterol dalam tubuh netral.

4. Mitos (+): Penghasil mood (suasana hati) positif.


Fakta: Cokelat yang kita konsumsi sekarang ini terdiri dari bahan-bahan yang dicampurkan dengan cokelat murni. Makanya, dengan berbagai rasa, dapat menenangkan suasana hati. Biasanya malah hanya sugesti diri sendiri. Dengan kata lain, karena cokelat dilumat dengan perlahan, orang yang mengkonsumsi pun akan merasa nyaman sendiri. Kandungan phenylethylamine (PEA), a.k.a. ‘love drug-nya’, meski sedikit, kabarnya bisa membuat seseorang mendadak romantis.

5. Mitos (-): Pemicu dada terasa panas.

Fakta: Sebagian orang bisa jadi merasakan begini karena rasa pahit cokelat itu sendiri. Kabar baiknya, cokelat juga bisa dijadikan sebagai penghangat tubuh, karena memiliki kandungan lemak tertentu. Bantuan lemak ini memang terkadang membuat dada terasa panas.

6. Mitos (+): Makanan cadangan saat lapar.


Komentar anak Malang: “Kalau pergi jauh kadang aku suka bawa bekal cokelat, karena lebih simpel. Kalau bawa cemilan lain seperti kerupuk dan lainnya, sedikit malu gitu, karena aku cowok. Nah, kalau terasa lapar saat di perjalanan, aku bisa ngemut cokelat. Jadi cokelat juga bisa dijadikan penolong pertama saat lapar.” Wisnu (25th), Karyawan.

Fakta: Cokelat yang dimakan pastinya dapat mengisi kekosongan lambung kita. Tidak masalah dengan lemaknya. Baik juga kalau cokelat mini diselipkan di tas, untuk jadi cadangan (makanan).

7. Mitos (+/-): Cemilan pencegah kantuk.

Fakta: Tak hanya kopi dan permennya, juga teh, yang berkhasiat mencegah kantuk. Semua cokelat yang diolah dengan berbagai rasa, dapat dikatakan pencegah kantuk karena mengandung sedikit theobromine, yakni senyawa yang mirip dengan kafein. Theobromine juga berfungsi sebagai stimulan, seperti halnya kafein tetapi pengaruh dan sifat yang diberikan berbeda. Senyawa ini hanya ditemukan dalam biji kakao dan produk-produk turunannya.

Di bawah ini adalah daftar coklat yang baik untuk kita konsumsi :

- Dark chocolate atau coklat hitam. Sepotong coklat hitam mengandung 129 kalori atau setengah dari kalori coklat susu.
- Frozen yogurt. Setengah cangkir yogurt coklat dingin mengandung 100 kalori.
- Chocolate popsicles (permen loli). Pilihlah yang rendah lemak. Cuma 120 kalori.
- Hot chocolate. Secangkir coklat panas yang terdiri dari 6 sendok susu skim, ½ sendok cocoa, ½ sendok gula hanya mengandung 102 kalori.
- Chocolate ice cream. ½ cangkir coklat dan diet soda mengandung 110 kalori.
- Pure chocolate. Sebatang coklat murni dalam kemasan 7 gram mengandung 35 kalori.
- Chocolate syrup. Tiap satu sendok sirup coklat mengandung 20 kalori.


0 comments:

Post a Comment

komen